Pemprov Kaltim Berangkatkan 211 Marbot Masjid ke Tanah Suci, Penjaga Rumah Ibadah Non Muslim Menyusul September

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. (Foro : Adpimprov)
Smartrt.news, BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim resmi melepas pemberangkatan perdana Program Gratispol perjalanan religi bagi penjaga rumah ibadah, khususnya marbot masjid, ke Tanah Suci Mekkah. Sebanyak 211 jemaah kloter pertama diberangkatkan pada Selasa (26/8/2025).
Wakil Gubernur Kaltim, H. Seno Aji, menegaskan bahwa program ini bukan hanya untuk marbot masjid, tetapi juga menyasar penjaga rumah ibadah non muslim. Mereka dijadwalkan berangkat pada September 2025, mencakup penjaga gereja Katolik, Protestan, vihara, pura, dan kelenteng.
“Total penerima manfaat Gratispol perjalanan religi mencapai lebih dari tiga ribu orang dan akan diberangkatkan bertahap selama lima tahun. Tahun ini jumlahnya 880 orang, terdiri dari 796 marbot masjid dan 196 penjaga rumah ibadah nonmuslim,” jelas Seno Aji usai melepas keberangkatan di Kantor Gubernur Kaltim.
Jadwal Pemberangkatan 2025
Untuk marbot masjid, Pemprov Kaltim menetapkan jadwal pemberangkatan secara bergelombang:
- Kloter I: 211 jemaah (26 Agustus 2025)
- Kloter II: 196 jemaah (9 September 2025)
- Kloter III: 96 jemaah (10 September 2025)
- Kloter IV: 100 jemaah (12 September 2025)
Sementara untuk penjaga rumah ibadah nonmuslim, sebanyak 196 orang akan diberangkatkan pada September mendatang.
Dorong Ekonomi Daerah lewat Travel Lokal
Dalam pelaksanaan ibadah umrah bagi marbot masjid, Pemprov Kaltim menggandeng 11 travel lokal yang berdomisili di Kalimantan Timur.
“Selain memfasilitasi perjalanan religi, kami juga ingin membangkitkan semangat perekonomian daerah dan UMKM lokal. Karena itu, 11 travel lokal kita libatkan langsung,” tegas Seno Aji.
Menurutnya, tujuan utama program Gratispol perjalanan religi adalah memberikan motivasi kerja dan penghargaan kepada para penjaga rumah ibadah yang telah mengabdi tanpa kenal waktu demi pelayanan umat.
“Ini juga menjadi wujud nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menambah wawasan, memperkuat pembinaan mental, dan spiritual umat di Kaltim,” tutup Seno Aji.
(Tim Smartrt.news/Johan/Sumber : Pemprov Kaltim)